Rumah yang didesain compact identik dengan ukuran lahan yang terbatas. Hal tersebut untuk mensiasati agar rumah dapat berfungsi maksimal. Dan bisa menampung segala aktivitas keluarga ketika berada di dalam rumah.
Karena itu rumah yang compact memiliki jenis desain khusus. Rumah compact selain dipengaruhi oleh ukuran lahan yang mungil, juga oleh pengaturan ruangan yang rapat dan terorganisir. Cara mengatur rumah compact biasanya unik. Kadangkala dapur benar-benar diletakkan didepan, dan menyusul ruang keluarga merangkap ruang tamu, dan mengutamakan kesan luas dari ruang yang ada ketimbang membuat sekat-sekat.
Karena itu rumah compact mungkin membutuhkan kesiapan mental, dalam arti kemungkinan beberapa ruangan yang selama ini dianggap tabu untuk disatukan, misalnya ruang tamu dan ruang keluarga, atau ruang keluarga dan ruang makan, akan disatukan dengan harapan menimbulkan kesan luas tersebut.
Meski banyak orang beranggapan rumah mungil bukanlah hal yang bagus, bukan berarti Anda harus meratapinya. Di balik keterbatasan ruang yang dimilikinya, sebenarnya rumah mungil membawa beberapa hal positif, lho. Salah satunya yaitu membuat Anda terpacu untuk lebih kreatif dan inovatif agar bisa memaksimalkan tiap jengkal ruang yang ada.
Ada pula beberapa trik jenius dalam menata furnitur di rumah mungil, agar tiap meter-persegi yang ada bisa dimanfaatkan dengan lebih maksimal. Yuk, simak selengkapnya!
1. Mix and Match Material dan Elemen untuk Memperkaya Ruangan
Siapa bilang rumah mungil membuat Anda tak boleh memadupadankan material dan elemen berbeda untuk memperkaya ruangan? Teknik dekor ini sah-sah saja kok dipraktikkan, termasuk untuk rumah mungil. Namun, mengingat ruang yang Anda miliki cukup terbatas, tetaplah berpegang pada prinsip “less is more” saat eksekusi, ya. Dengan begini, ruangan akan terkesan kaya, tapi tidak terlihat sempit dan sesak.

2. Distribusikan Perabotan Secara Seimbang
Benar sih bahwa memaksimalkan tiap jengkal ruang yang tersedia adalah premis dasar yang harus jadi pedoman dalam menata rumah mungil. Meski begitu, ingat untuk tetap mendistribusikan perabotan secara seimbang, ya.
Dengan begini, tiap ruang di dalam rumah akan semakin fungsional, tetapi tetap cukup lega saat Anda dan keluarga berlalu lalang.
3. Menyesuaikan Desain Furnitur dengan Kondisi Ruangan
Ketimbang merasa frustasi dan terus-menerus membuang energi untuk merutuki rumah mungil Anda, berfokuslah pada hal-hal positif. Mulailah menyesuaikan furnitur dengan desain dan kondisi ruangan yang akan diisi. Contohnya seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas.
Profesional kami memilih dinding yang tidak full ini sebagai “panggung” untuk televisi. Supaya komposisi ruangan tetap baik, sofa yang lebih rendah dipilih sebagai pelengkapnya. Ide yang brilian, bukan?
4. Manfaatkan Sliding Door
Bila tak ingin benar-benar meniadakan dinding pembatas antar ruang, Anda dapat memanfaatkan sliding door sebagai alternatif pilihan. Berbeda dengan dinding yang sifatnya permanen, sliding door akan membatasi ruang sesuai kebutuhan Anda. Anda bisa membuka dan menutup pintu itu sesuai tingkat privasi yang Anda dibutuhkan.
Sebagai info, luas rumah pada gambar di atas secara keseluruhan tak lebih dari 50 meter persegi, lho. Terlepas dari fakta bahwa dapur dan ruang tamunya menyatu, rumah ini telah menerapkan konsep yang baik dalam pemilihan pintu kamar mandinya, yaitu berupa sliding door.
5. Sofa Letter L
Di rumah mungil Anda, tiap jengkal dan meter-persegi terasa begitu berharga. Oleh sebab itu, selain harus bisa menjadi elemen dekoratif, furnitur juga harus mampu membuat ruangan terlihat lebih lapang. Jadi, lupakan sofa yang banyak dan jatuhkan pilihan di sofa Letter L ini, ya.
6. Ruang Multifungsi
Dengan sedikit kreativitas dalam memadupadankan furnitur, Anda dapat membuat ruangan jadi lebih multifungsi. Kuncinya, temukan fungsi dan unsur yang sama pada ruangan yang ingin Anda integrasikan. Pada gambar di atas, ruang tamu dan perpustakaan menjadi contoh yang sempurna.
7. Satu untuk Semua
Gambar di atas adalah contoh lain dari pengintegrasian ruangan dalam rumah. Terlihat, ‘kan bagaimana dapur, ruang makan, dan area TV berbagi “panggung” yang sama? Dengan konsep integrasi yang baik, ruangan akan tetap terlihat rapi dan menawan serta jauh dari kesan kacau, kok.

8. Dapur Letter U
Boleh dibilang, desain Letter U adalah pilihan terbaik untuk desain dapur di rumah mungil. Alasannya, desain ini mampu memanfaatkan tiap sudut ruangan dengan baik. Contohnya, seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas.
9. Manfaatkan Koridor
Jika dari tadi Anda merasa kami belum berhasil membuat Anda berdecak kagum, trik yang satu ini sepertinya tak akan gagal! Coba manfaatkan koridor dan tiap lorong yang ada sebagai tempat penyimpanan. Hmmm, dengan bentuk yang menarik, hal ini juga akan sekaligus membuat ruangan kian cantik, lho!
10. Tangga Curam
Tangga berliku yang tampak megah memang menarik. Eits, tapi it's a big no untuk rumah mungil Anda. Ingat, setiap unsur di dalam rumah berukuran mungil harus serba praktis. Begitu pun untuk urusan tangga.
11. Memposisikan Ranjang Full Color di Tengah Kamar
Meski memposisikan ranjang di sudut ruangan akan membantu Anda menciptakan kesan lapang pada kamar, kenyamanan saat tidur tetap harus menjadi pertimbangan utama. Oleh sebab itu, tetap tempatkan ranjang di tengah kamar dan carilah cara lain untuk memberikan amplitudo visual yang lebih besar.
Dalam hal ini, permainan warna akan cukup membantu. Warna yang tepat akan menghadirkan suasana nyaman, sehingga mampu mengalihkan fokus Anda dari sempitnya sisa lahan yang tersedia.
12. Furnitur Bongkar – Pasang
Kadang, beberapa furnitur benar-benar dibutuhkan, tapi desainnya cukup memakan ruang. Nah, untuk menyiasati hal ini, Anda dapat memilih furnitur yang bisa dibongkar pasang. Jadi, saat tidak sedang digunakan furnitur tadi bisa Anda eliminasi sementara supaya ruangan lebih lega.

13. Desain Ruangan dengan Tinggi Lebih
Ketinggian ruangan juga memengaruhi kesan luas yang tercipta. Nah, bila kebetulan rumah Anda didesain dengan tinggi lebih, manfaatkan hal itu dengan baik, ya. Pilihlah furnitur yang sesuai.
Contohnya, seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas. Memanfaatkan langit-langit kamar mandi yang cukup tinggi, tangki air kloset didesain di atas sehingga ruang gerak pengguna kamar mandi menjadi lebih lega.
14. Taman di Depan Pintu Masuk
Siapa bilang lahan yang terbatas membuat Anda harus memupus mimpi memiliki taman yang cantik? Taman yang indah tak melulu memakan banyak ruang, kok. Contohnya, seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas. Ide lainnya, Anda juga bisa mewujudkan taman yang indah dalam wujud vertical garden!
15. Minimalkan Furnitur
Tips terakhir, hindari memanfaatkan furnitur sebagai elemen utama dalam dekorasi tiap ruang di rumah Anda. Sebab, saat terlalu terpaku pada furnitur, bisa-bisa Anda secara tak sadar membuat ruangan penuh sesak dengan barang-barang yang sebenarnya tak begitu diperlukan.
Keren banget kan ide-ide di atas? Buat kamu yang punya rumah mungil, mulai sekarang bisa coba trik-trik di atas nih!
Sumber: Homify
